Manado, MKS
Besarnya alokasi anggaran sektor pariwisata Sulawesi Utara untuk Tahun Anggaran 2027 mendapat perhatian Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut, Cindy Wurangian.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama enam OPD Pemprov Sulut, Senin (2/11/2026), Cindy mempertanyakan keterlibatan Komisi IV dalam pelaksanaan sejumlah program pariwisata yang direncanakan Dinas Pariwisata Daerah.
Rapat yang berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Sulut itu membahas rencana program dan kegiatan APBD 2027, termasuk alokasi anggaran untuk sektor pariwisata.
Cindy menilai, besarnya anggaran yang dialokasikan perlu diikuti dengan koordinasi dan keterlibatan DPRD dalam pengawasan pelaksanaan program.
Ia mengungkapkan, selama ini Komisi IV kerap menerima laporan mengenai kondisi objek wisata yang mengalami kerusakan, sementara sejumlah program promosi dan kegiatan pariwisata memiliki alokasi anggaran cukup besar.
“Banyak kegiatan-kegiatan pariwisata, Komisi IV tidak pernah terlibat. Tapi begitu spot yang rusak, Komisi IV,” ujarnya.
Cindy juga menyoroti sejumlah program promosi pariwisata, termasuk kegiatan ke luar negeri, yang menurutnya perlu dijelaskan secara terbuka kepada Komisi IV.
Ia meminta Dinas Pariwisata memastikan setiap program yang direncanakan memiliki sasaran dan manfaat yang jelas bagi pengembangan sektor pariwisata daerah.
Menurutnya, anggaran yang besar harus mampu memberikan dampak nyata, baik terhadap promosi destinasi wisata maupun peningkatan kualitas objek wisata di Sulawesi Utara.
Cindy berharap komunikasi antara Dinas Pariwisata dan Komisi IV dapat diperkuat sehingga pelaksanaan program ke depan berjalan lebih terarah dan terukur.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap penggunaan anggaran harus berjalan seiring dengan upaya pemerintah daerah mendorong kemajuan sektor pariwisata Sulawesi Utara. (arfin tompodung)





