Manado, MKS
Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sulut, Senin (2/2/2026), di ruang rapat komisi 3.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut Ringgo Radetyo menjelaskan, RDP tersebut sebagai bentuk monitoring para anggota DPRD Sulut terhadap progres pekerjaan untuk tahun 2025. Selanjutnya memonitoring terhadap kegiatan-kegiatan yang akan berjalan di tahun 2026. “Atau yang sedang berproses di tahun 2026, secara umum itu,” kata Ringgo.
Diketahui dalam pembahasan tersebut Anggota Komisi 3 DPRD Sulut, Roy Roring sempat memberikan respon terkait laporan yang disampaikan pihak BPJN. Terutama soal pekerjaan-pekerjaan yang disebutkan telah selesai seratus persen. Mudah-mudahan menurutnya, pekerjaan-pekerjaan itu sudah benar-benar selesai.
“Saya yakin pasti sudah seratus persen, saya juga pernah di PU (pekerjaan umum), kalau dikatakan seratus persen berarti sudah seratus persen. Karena tidak main-main sebab ini masalah kualitas, harus tepat bayar, tepat mutu. Cuma memang tidak ada anggaran kepada kita paket-paket ini. Tolong kita kita juga diberikan gambaran-gambaran target-target volumenya. Khusus tahun 2026 ini tidak mengisi nilai anggarannya dan volumenya,” ujar Roring.
Ketua Komisi 3 DPRD Sulut Berty Kapoyos mengatakan, nanti dari anggota komisi akan melakukan turun lapangan. Dalam rangka mengecek pekerjaan-pekerjaan tersebut. Untuk itu dia berharap ada pendampingan dari pihak BPJN.
“Kita akan turun lapangan dan mohon didampingi,” kata Berty. (arfin tompodung)





