Manado, MKS
Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Cindy Wurangian, mendorong agar program job fair di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut perlu lebih dimantapkan. Terutama karena masyarakat pencari kerja (Pencaker) dan usaha yang membuka lowongan kerja (loker) kerap tidak dalam waktu bersamaan.
Cindy menyampaikan bahwa program job fair tersebut sebenarnya merupakan hal yang baik namun butuh dipertajam. Menurutnya, orang pencari kerja dan usaha yang memerlukan tenaga kerja itu waktunya tidak seragam.
“Berbeda dengan anak lulus SMA terus mau kuliah ada university fair. Ada waktu waktu tertentu untuk mereka mendaftar,” ujar Cindy dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Sulut dengan Disnakertrans Sulut, belum lama ini, di ruang rapat komisi IV.
Lanjutnya, terkadang perusahaan tertentu sudah membutuhkan tenaga kerja namun tidak bersamaan dengan si pencari kerja misalnya baru berhenti dari tempat yang satu dan mau cari tempat kerja lain.
“Apakah Disnaker mengakomodir hal-hal seperti ini. Kalau misalnya perusahaan membutuhkan tenaga kerja apakah dia bisa menghubungi Disnaker yang sudah ready datanya,” kata politisi Partai Golkar ini.
Bagi Cindy, bila melalui Disnaker tentu data pencari kerjanya sudah disaring terlebih dahulu. “Sekarang di Facebook banyak sekali kalau mau cari tenaga kerja tapi belum tersaring, tidak tahu ini orang serius kerja atau tidak, kalau di Disnaker sudah tersaring dan lebih terarah,” ucapnya.
Kepala Disnakertrans Sulut, Noldy Salindeho mengatakan, secara berkala mereka setiap kali ada permintaan dari perusahaan selalu di website dan di media sosial ada lowongan kerja (loker). “Jadi untuk masyarakat setiap kali terbuka loker kami langsung upload di medsos Disnaker. Selain kami bantu kawan-kawan ASN yang share setiap ada loker sehingga jadi konsumsi bagi para pencari kerja,” katanya.
Selain itu dirinya menjelaskan, pada tahun ini pihaknya membuka job fair. Mereka juga menggelar di bagian kabupaten kepulauan. “Untuk Agustus itu kami sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang mendaftar mereka ikut di job fair,” jelasnya. (arfin tompodung)





