Minahasa, MKS
Sebuah kendaraan roda empat Toyota Rush DB 1416 BM di Minahasa, terjun ke talut irigasi setelah pengemudi kehilangan kendali. Penyebab insiden itu karena pengemudi terganggu silau matahari sehingga mobil keluar jalur.
Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi di Jalan Raya Kakas, tepatnya di depan Lapangan Kinakas, Kecamatan Kakas pada Rabu (28/1/2026) sore sekitar pukul 16.20 Wita. Terinformasi, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Feby Wotur (28), seorang ibu rumah tangga asal Desa Amongena I Jaga 5, Kecamatan Langowan Timur. Saat kejadian, kendaraan bergerak dari arah Kakas menuju Langowan. Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika pengemudi mengalami gangguan penglihatan akibat pantulan cahaya matahari yang menyilaukan.
Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan menabrak timbunan bebatuan di badan jalan. Setelah benturan awal, mobil kemudian melaju ke sisi kiri jalan dan terperosok ke dalam talut irigasi yang berada di depan Lapangan Kinakas.
Selain pengemudi, di dalam kendaraan turut berada dua penumpang, yakni Monalia Piong (27), ibu rumah tangga asal Kayuran Bawah Jaga II, Kecamatan Langowan Selatan, serta seorang anak berusia 3 tahun bernama Geanana Tilaar, warga Desa Amongena I Jaga 5, Kecamatan Langowan Timur.
Pasca kejadian, personel Polsek Rural Kakas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Aparat kepolisian juga melakukan pengecekan kondisi para korban di rumah sakit serta mengamankan barang bukti kendaraan guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kapolsek Rural Kakas, Ipda Fegy K Lumantouw membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada kondisi pencahayaan ekstrem yang dapat mengganggu konsentrasi dan jarak pandang. “Keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas utama. Pengendara diharapkan menyesuaikan kecepatan dan kewaspadaan dengan kondisi jalan dan cuaca,” ujarnya. (arfin tompodung)





