Wednesday, April 15, 2026
spot_img
HomeADVERTORIALDPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna HUT Provinsi ke-61

DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna HUT Provinsi ke-61

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulut ke-61 Tahun, Selasa (23/9/2025), di ruang rapat paripurna DPRD Sulut.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen didampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Michaela Paruntu, Royke Anter dan Stela Runtuwene. Turut hadir juga Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Victor Mailangkay.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut menyampaikan, di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Wagub Victor Mailangkay, provinsi ini terus menorehkan kemajuan. Baik melalui transformasi pelayanan publik, sinergi pembangunan lintas sektor, penguatan ekonomi kerakyatan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah perhatian khusus pada sektor kesehatan dan gizi masyarakat dan melalui program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pemerintah provinsi tidak hanya memastikan pemenuhan gizi anak dan percepatan penurunan stunting, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal dengan melibatkan umkm dalam rantai pasok pangan sehat,” ungkap Silangen.

Disampaikannya, program ini sekaligus menjadi gerakan sosial yang memperkuat fondasi generasi masa depan Sulawesi Utara agar lebih sehat, cerdas dan berdaya saing. Komitmen tersebut dinilai telah memperoleh pengakuan nasional dengan diraihnya apresiasi daerah peduli kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi atas keseriusan Pemerintah Provinsi Sulut dalam memperhatikan kesehatan masyarakat. Khususnya melalui pemenuhan gizi anak dan percepatan penurunan angka stunting.

“Keberhasilan tersebut mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, sehingga tercipta generasi sulawesi utara yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Silangen.

Sementara, Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam sambutan menyampaikan, 61 tahun adalah sebuah perjalanan panjang. Perjalanan panjang ini menurutnya, penuh dengan tantangan dan capaian sehingga telah mengantarkan Sulut pada titik ini. “Titik baru yang menjadi pijakan untuk melangit lagi,” kata gubernur.

Gubernur juga mengungkapkan, beberapa capaian strategis, positif dan konstruktif di tahun 2025 semenjak dirinya bersama wakil gubernur memimpin. Ia berharap, nantinya ini akan menjadi cerminan untuk diperhatikan sebagai pijakan langkah ke depan. Baik untuk mempertahankan, mengoptimalkan serta menyukseskannya. Di antaranya yakni pada tahun 2025 Pemerintah Provinsi Sulut kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 kalinya secara berturut-turut dari BPK RI.

Selanjutnya, dalam mendukung sektor oariwisata sekaligus meningkatkan jumlah wisatawan ke Sulut, saat ini Sulut telah memiliki 5 rute penerbangan internasional yaitu Manado-Singapura (Scoot Tiger Air), Manado-Guangzhou (China Southern dan TransNusa), Manado-Shanghai (TransNusa), Manado-Nanjing (TransNusa), Manado-Kunming (Lucky Air). Lanjut gubernur, nantinya ke depan, sudah direncanakan rute baru internasional, yakni Korea Selatan (MDC-ICN) Oktober 2025, Hongkong (MDC-HKG) Desember 2025, Taiwan (MDC-TPE) Januari 2026, Filipina (MDC-MNL).

Tahun 2026 nantinya akan melaksanakan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kabupaten kota se-Sulut. Sampai saat ini, sudah dilaksanakan GPM pada lebih kurang 81 titik. Pemerintah Provinsi juga telah melaksanakan dan mendukung beberapa kegiatan Swasembada Pangan, seperti jagung panen di Pandu, Manado dan padi panen di Minahasa dan Bolsel.

“Swasembada Pangan ini tentunya merupakan salah satu wujud prioritas Pemerintah Provinsi guna mendukung program Pak Presiden, baik peningkatan kesejahteraan Petani, juga mendukung kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Terkait Pelaksanaan MBG, saat ini di Sulut telah ada 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif dan pada desember nanti, ditargetkan total ada 50 SPPG terbentuk. Dimana ini tentunya masih jauh dari total keseluruhan 226 SPPG. “Ini perlu didukung dan akselerasi di tahun-tahun mendatang,” ucapnya.

Selanjutnya, perihal Sekolah Rakyat yang menjadi program Bapak Presiden, di Sulut kita telah memiliki 2 Sekolah Rakyat, yaitu SRMA 44 di Desa Tampusu dan SRMP 21 Manado di Sentra Tumou Tou Paal IV.  “Kiranya, dengan hadirnya sekolah rakyat ini, ke depan kita semua dapat terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mendukung pembentukan sekolah-sekolah rakyat berikutnya, sekaligus mengoptimalkan Sekolah Rakyat yang telah berjalan,” ungkapnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments