Sunday, February 15, 2026
spot_img
HomePolitikDisampaikan Remly Kandoli, Masyarakat Desak Perbaikan Jalan Provinsi di Mitra

Disampaikan Remly Kandoli, Masyarakat Desak Perbaikan Jalan Provinsi di Mitra

MANADO, MKS

Ragam aspirasi masyarakat daerah pemilihan (dapil) Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra) menyembul. Salah satunya perbaikan jalan-jalan kewenangan provinsi.

Hal itu terungkap saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Remly Kandoli membacakan laporan hasil reses anggota dewan dapil Minsel-Mitra, saat Rapat Paripurna DPRD Sulut Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2024 Sekaligus Penutupan Masa Persidangan Pertama tahun 2024 serta Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun 2025, Selasa (7/1/2025), di ruang rapat paripurna DPRD Sulut. Di Kabupaten Mitra disebutkannya, masyarakat meminta salah satunya bantuan pemerintah untuk perbaikan jalan Lobu-Ranoyapo yang merupakan jalan penghubung provinsi. Kemudian bantuan pemerintah perbaikan jalan Lobu-Pontak. “Yang merupakan jalan penghubung provinsi juga pemangkasan rumput jalan umum provinsi dan juga bantuan pemerintah bantuan tanggul untuk jalan provinsi dan yang menuju Desa Kalait yang merupakan jalan penghubung provinsi,” ujar Kandoli.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga mengungkapkan, masyarakat mengharapkan bantuan provider tower untuk sinyal di Ranowangko dan sekitarnya yang belum punya jaringan. “Pengerukan sungai di Lobu yang pernah meluap saat hujan,” tuturnya.

Wakil rakyat yang duduk di Komisi III DPRD Sulut ini pula mengungkapkan, Desa Matani, Kabupaten Minsel mengharapkan, perbaikan jalan-jalan rusak di Matani, Kecamatan Tumpaan. Sekaligus pembuatan penangkal ombak dan pembuatan tambatan perahu agar memudahkan nelayan untuk bongkar muat. “Di Desa Motoling pembuatan drainase perbaikan jalan perkebunan dan jembatan. Motoling dua yang merupakan tempat rawan karena jembatan rusak kapasitas hanya bisa pejalan kaki namun sering juga dilewati kendaraan,” ujarnya. (arfin tompodung)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments