Manado, MKS
Selang dua tahun menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sulawesi Utara (Sulut), jabatan Niklas Silangen tersebut akhirnya didefinitifkan Gubernur Sulut Yulius Selvanus. Perjalanan Niklas sampai di titik tersebut dinilai sebagai kerja kerasnya selama ini.
Niklas dilantik sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Sulut definitif bersama Franky Tintingon sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah dan Hendrik Ruben Tendean yang menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Selasa (7/7/2026), di Wisma Negara. Kepala Sub Bagian (Kasub) Bagian Umum Yusman Entjarau menilai, ketika akhirnya Niklas Silangen dilantik sebagai Sekwan Sulut defintif bukanlah perjalanan yang singkat. Di sana terdapat kesabaran dan kerja keras.
“Selama 2 tahun, 2 bulan, 5 hari menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, bapak Weliam Niklas Silangen SSos MSi, menunjukkan bahwa pengabdian bukan semata-mata tentang jabatan, melainkan tentang kesabaran, kerja keras dan ketulusan dalam melayani,” ungkap Entjarau.
Lanjut Yusman, dalam berbagai dinamika tugas, beliau senantiasa hadir dengan sikap tenang, rendah hati dan konsisten menjalankan amanah. Baginya, melaksanakan tugas melayani pimpinan dan anggota DPRD, mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan serta bersinergi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut merupakan tanggung jawab yang tidak ringan.
“Namun demikian, seluruh tugas tersebut dijalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan tanpa banyak kata,” ucap Entjarau.
Menurutnya, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa hasil yang baik lahir dari proses yang dijalani dengan kesabaran, kerja keras dan ketulusan. Pada akhirnya, komitmen dan integritas beliau mengantarkan kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
“Semoga kisah pengabdian ini menjadi inspirasi bagi kita semua bahwa jabatan dapat datang dan pergi, tetapi integritas, loyalitas, dan ketulusan dalam bekerja akan senantiasa meninggalkan jejak yang baik bagi banyak orang. Solideo Gloria,” tuturnya. (arfin tompodung)





