Sitaro, MKS
Tugas 112 personel Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) dalam tugas kemanusiaan pasca bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro, berakhir. Ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa 2 BKO Polres Kepulauan Sitaro tersebut, dikembalikan beserta fasilitas pendukungnya.
Mereka resmi dilepas dari Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Kamis (15/1/2026). Pemberangkatan ini menandai berakhirnya masa penugasan sebagian personel dalam misi keamanan dan pelayanan penanganan pasca bencana di wilayah kepulauan Sitaro.
Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengonfirmasi bahwa pasukan beserta kendaraan dinas diberangkatkan melalui Pelabuhan Kelas III Ulu Siau sekitar pukul 17.00 WITA.
“Para personel dipulangkan menuju Manado dengan menggunakan moda transportasi laut KMP Lohoraung dan Kapal Barcelona,” ungkapnya.
112 personel yang kembali ke Polda Sulut terdiri dari 74 Satbrimobda, 26 Samapta, 10 Polair dan 2 anggota Humas beserta kendaraan dan perlengkapan SAR.
Kapolres Sitaro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah berdedikasi membantu penanganan pascabencana di Sitaro.
“Kehadiran personel BKO sangat membantu dalam keamanan serta pemulihan penanganan pascabencana di Pulau Siau,” ujar AKBP Iwan Permadi.
Meski demikian, masih ada sejumlah personel Polda Sulut yang bersiaga membantu Polres Kepulauan Sitaro dalam penanganan pascabencana.
“Masih ada pasukan dari Polda Sulut yang siaga, yaitu 2 pleton pasukan dari Brimob dan Samapta dan 8 orang dari Biddokkes,” pungkasnya. (tim MKS)





