Saturday, January 17, 2026
spot_img
HomeMinahasaFakta Kebakaran Rumah di Tompaso, Ada Anak Tidur, Armada Damkar Alami Kecelakaan

Fakta Kebakaran Rumah di Tompaso, Ada Anak Tidur, Armada Damkar Alami Kecelakaan

Minahasa, MKS

Insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah semi permanen milik keluarga Poli Mewengkang di Desa Talikuran Jaga III, Kecamatan Tompaso, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 01.45 WITA. Seorang anak yang sedang tidur nyaris dilalap api. Salah satu armada mengalami kecelakaan saat hendak menuju lokasi kejadian.

Kebakaran yang terjadi di waktu dini hari tersebut sempat menggegerkan warga sekitar, mengingat kobaran api cepat membesar dan lokasi rumah yang sulit mendapatkan sumber air. Kronologis kejadian bermula saat dua orang saksi, Miracle Tambuwun (19) warga Desa Tember dan Fandy Mandagi (21) warga Desa Sendangan, Kecamatan Tompaso, yang sedang melintas menggunakan sepeda motor dari arah Sonder menuju Tompaso.

Ketika melintasi jalan raya Desa Talikuran, keduanya melihat kobaran api dari salah satu rumah warga. Secara spontan para saksi menghentikan kendaraan, berteriak meminta pertolongan, dan membangunkan warga sekitar karena api terus membesar dan mulai melalap bangunan rumah semi permanen tersebut.

Warga yang berdatangan ke lokasi berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal karena keterbatasan air di lokasi kejadian. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran di Kawangkoan. Akan tetapi, armada Damkar Kawangkoan mengalami kecelakaan dalam perjalanan, sehingga proses pemadaman menunggu bantuan dari Damkar Tondano.

Diketahui, pemilik rumah adalah seorang janda bernama Selvi Mewengkang yang saat ini berada di Kalimantan. Rumah tersebut sementara dijaga oleh anaknya, keluarga Tuwo Poli. Saat kebakaran terjadi, keluarga Tuwo Poli sedang beristirahat di rumah mereka di Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Barat. Namun, di dalam rumah yang terbakar terdapat seorang anak bernama Jibra Tuwo (12) yang sedang tidur. Beruntung, anak tersebut terbangun saat api mulai membesar dan berhasil keluar menyelamatkan diri, kemudian diamankan oleh warga sekitar.

Sekitar beberapa waktu kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman sisa kobaran api serta pendinginan bangunan untuk mencegah api kembali menyala. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun rumah beserta sebagian besar isinya hangus terbakar. Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp50.000.000,00.

Berdasarkan hasil analisa awal pihak kepolisian, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik, mengingat kondisi rumah semi permanen serta situasi rumah yang dalam keadaan kosong dari penghuni dewasa saat kejadian. Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan dengan turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman bersama masyarakat, menghubungi pemadam kebakaran, serta mengamankan lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Tompaso IPTU Alen P. Lariwu, S.H. mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada rumah yang ditinggal dalam kondisi kosong, serta memastikan instalasi listrik dalam keadaan aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (tim MKS)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments