Manado, MKS
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Nick Lomban mengingatkan agar program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tahun 2026 supaya secepatnya direalisasikan. Upaya ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Nick saat pembahasan Ranperda APBD Tahun 2026 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemprov Sulut, Selasa (25/11/2025), di ruang rapat paripurna DPRD Sulut. Ketika itu Nick mengingatkan, setiap aspirasi atau program yang menyentuh dengan masyarakat sudah bisa direalisasi di triwulan pertama atau kedua. “Ke depan di triwulan pertama atau kedua kalau boleh langsung action,” ungkap Nick.
“Misalnya pertumbuhan ekonomi. Dalam rangka mensupport pertumbuhan ekonomi minimal belanja provinsi kan dapat mendukung,” sambungnya.
Dirinya bersyukur karena dari penyampaian pihak eksekutif akan banyak program pemerintah pusat yang akan turun ke Sulut. Termasuk pembebasan lahan.
“Kalau boleh diberikan informasi pembebasan lahan ini apakah akan ditata di APBN 2026 atau 2027,” ungkapnya.
Nick berharap, ke depan apa yang sudah dibahas dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulut saat KUA-PPAS tidak terjadi perubahan.
“Yang sudah kami bahas dengan SKPD masing-masing di KUA-PPAS kemarin, kami menitipkan apa yang sudah ada tidak berubah,” ujarnya. (arfin tompodung)





