Manado, MKS
Problem penyaluran bantuan sosial (bansos) ditemui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Hillary Tuwo. Politisi Partai Solidaritas Indonesia ini mendapat aduan masyarakat soal adanya bansos yang distribusinya tidak tepat sasaran.
Masalah itu mencuat saat dirinya turun reses menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya Minahasa Utara dan Kota Bitung. Ia mengungkapkan, masalah bansos ini ia dapat saat menggelar reses di pulau Lembeh.
“Dengan turun di dapil, kita tahu terkait distribusi bansos. Penyalurannya tidak tepat misalnya di Lembeh Selatan,” kata Hillary, Senin (8/9/2025), di kantor DPRD Sulut.
Masyarakat di Lembeh saat dirinya turun rerses meminta agar supaya data penerima bansos ditinjau kembali. Perlu dilihat lagi para penerimanya apakah masih layak untuk mendapatkannya atau tidak.
“Ada data-data yang harus ditinjau kembali, ini masih layak dapat bansos atau tidak. Kita akan koordinasikan dengan dinas sosial mungkin atau seperti apa ke depan. Jadi banyak yang di lapangan tidak tepat penyaluran bansos,” tegas Anggota Komisi I DPRD Sulut ini.





