Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar penjaringan aspirasi masyarakat dalam masa reses I Tahun 2025 mulai tanggal 15 hingga 25 Maret. Sejumlah anggota dewan daerah pemilihan Minahasa-Tomohon pun turun lapangan bertemu konstituen.
Anggota dewan Frangky Mamesah turun di Desa Kanonang Lima, Kecamatan Kawangkoan Barat, Kabupaten Minahasa. Ketika itu masyarakat yang mayoritas petani ternyata masih mengalami kesulitan mendapatkan pupuk. “Kami mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun entah mengapa, ketersediaan pupuk di sini sangat sulit didapat oleh petani,” tanya warga pada pelaksanaan masa reses 1 tahun 2025 yang digelar Anggota DPRD Sulut Frangky Roger Mamesah, Selasa (18/3/2025).

Mamesah menegaskan, semua aspirasi yang sudah disampaikan akan diteruskan ke pemerintah. Tentu lewat kajian bersama pimpinan dan Anggota DPRD Sulut. “Aspirasi yang disampaikan sudah kami catat dan ini akan ditindaklanjuti lewat mekanisme yang berlaku, minimal Pemerintah provinsi dapat merealisasikan,” kata Roger singkat.

Anggota DPRD Sulut Gracia Oroh melakukan kunjungan ke Desa Seretan Timur, Parentek, Ranumerut Kec Eris, Tulap Kec Lembean Timur, Desa Wolaang Kec. Langowan Timur dan Desa Kopiwangker Kec. Langowan Barat. Ada sejumlah aspirasi yang berhasil dijaring. Diantaranya perbaikan jalan puskesmas, permohonan bantuan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu, Pembuatan Akses Jalan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan, Permohonan bantuan UMKM, Permohonan bantuan Penyulingan Nilam, Permohonan bantuan pemasangan penerangan jalan di Desa Seretan Timur dan Seretan, Permohonan pemasangan titik jaringan Air Bersih, permohonan Bantuan Usaha Catering, Permohonan bantuan usaha peternakan Ayam serta Pakan dan Kandang, Permohonan alat pertanian berupa mesin paras, permohonan pengembalian status BLT kepada masyarakat, permohonan pembangunan jalan setapak dan permohonan bantuan pelatihan serta program khusus lansia.

Anggota DPRD Sulut Inggrid Sondakh menggelar reses I tahun 2025 bersama ratusan Kelompok Wanita Kaum Ibu (WKI) di Wilayah pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Mandolang Dua. Mereka berharap pemerintah dapat memperhatikan komunitas Kaum Bapa, Wanita Kaum Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak Sekolah Minggu di pelayanan GMIM se Wilayah Mandolang Dua, dengan bantuan yang berhubungan dengan tugas pelayanan dalam rangka pengembangan bidang Kerohanian, Olahraga serta bentuk kegiatan lain seperti Sosial,” ungkap Inggrid, Sabtu (22/3/2025).

Ketua Komisi II Bidang Keuangan DPRD Sulut ini mengatakan untuk aspirasi tidak selalu dengan dialog tetapi dalam kegiatan ibadah juga bisa dilakukan. “Setiap waktu aspirasi bisa disampaikan kepada Wakil rakyat agar bisa menjembatani aspirasi yang disampaikan untuk kemudian direalisasikan,” ungkap Inggrid.

Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu menggelar reses di beberapa Desa dan kelurahan di Minahasa dan Tomohon. Diantaranya, di Desa Rambunan Kecamatan Sonder, Desa Mokupa Kecamatan Tombariri, Kakas, Paso dan Pinaras Kota Tomohon. Aspirasi masyarakat yang masuk diantaranya, pengaspalan dan paving di lorong-lorong Mokupa, Saluran air/drainase, Penerangan lampu jalan Tanggul sungai dan Jalan kebun. Di rambunan, aspirasi yang masuk di sektor kesehatan, pendidikan, Infrastruktur dan pertanian. Braien pun berjanji akan membawa aspirasi ini di lembaga legislatif untuk diperjuangkan.

Waworuntu dalam penjelasannya mengatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditindak-lanjuti dan dilaporkan kepada eksekutif sebagai bahan reses.

“Tapi perlu diingat, bahwa ada yang menjadi kewenangan provinsi ada juga yang menjadi kewenangan kabupaten Minahasa. Yang menjadi kewenangan provinsi akan kami lanjutkan dan laporkan kepada eksekutif. Dan untuk kewenangan Kabupaten kami akan mengkoordinasikan dengan fraksi kami di kabupaten Minahasa untuk disampaikan kepada Bupati. Kami berharap, ini semua akan terealisasi dan Desa Urongo akan lebih baik lagi kedepannya,” tutur Waworuntu.

Anggota Dewan Melisa Gerungan mengunjungi Desa Pinabetengan utara, yang dihadiri 200 orang. Aspirasi yang masuk kepada Anggota Dewan Sulut Melisa Gerungan berupa, akses jalan menuju watu pinabetengan yang perlu diperhatikan karena sudah semakin sempit. Akses jalan pemukiman dan juga masyarakat meminta agar bisa menyuarakan ke pemerintah pusat untuk bisa mendapatkan Program Jalan Usaha Tani (JUT) yang menjadi kebijakan DPR RI serta Insentif kepada ketua PKK. (ADVERTORIAL)





