Manado, MKS
Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Louis Schramm meminta untuk Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut melakukan evaluasi persoalan kuota dan rombongan belajar (rombel) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Schramm mengatakan, dirinya mendapat informasi dari sejumlah kepala SMA di Kota Manado. Hal itu berkaitan dengan jumlah rombel.
Ia mengatakan, sebelumnya SMA Negeri 1 Manado memiliki 18 rombel. Kini turun menjadi 16 rombel.
“Sementara SMA Negeri 9 Manado tetap mempertahankan 17 rombel seperti tahun sebelumnya,” kata Louis.
Maka dari itu politisi Partai Gerakan Indonesia Raya ini menilai, kebijakan terkait kuota dan rombel harus dievaluasi secara cermat. Ini penting supaya tidak menimbulkan persoalan baru dalam penerimaan peserta didik.
Wakil rakyat daerah pemilihan Kota Manado ini mengimbau pemerintah agar pengalaman yang pernah terjadi di perguruan tinggi tidak terulang lagi saat pengelolaan pendidikan menengah.
“Jangan sampai terjadi seperti yang pernah terjadi di Universitas Sam Ratulangi tahun lalu. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian ke depan,” tutur anggota dewan provinsi (Deprov) yang vokal ini. (arfin)





