Minahasa, MKS
Jasad pria ditemukan di area perkebunan Parigi Kelurahan Tataaran Dua, Kecamatan Tondano Selatan, Minahasa, Selasa (16/12/2025), sekitar pukul 10.00 WITA. Identitas mayat tersebut diketahui adalah seorang bernama Robert Ares alias Robby (74) yang diketahui meninggalkan rumah sudah sekitar dua Minggu lebih.
Korban belum menikah, beragama Kristen, tidak memiliki pekerjaan tetap dan berdomisili di Lingkungan 10 Kelurahan Tataaran II. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan sebagian telah terlihat tulang tengkorak.
Peristiwa penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh Utu Moningka (56), warga Lingkungan 11 Kelurahan Tataaran II. Saksi menuturkan, saat berjalan kaki menyusuri kawasan kuala berbatu di Kebun Parigi dengan tujuan mencari madu hutan, ia dikejutkan dengan keberadaan sesosok mayat yang mengenakan kaus biru. Merasa terkejut dan khawatir, saksi segera kembali ke kampung dan melaporkan temuannya kepada perangkat kelurahan, Beton Sumampouw. Beton kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak terkait.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak Jumat 28 November 2025 atau sudah sekitar dua Minggu lebih. Korban ketika itu menuju kebun Parigi dan tidak kembali. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian di kebun serta di rumah sanak saudara di Kelurahan Tataaran II dan Tataaran Patar namun hasilnya nihil.
Peristiwa hilangnya korban juga telah dilaporkan kepada pemerintah setempat dan sebelumnya dilakukan pencarian melibatkan Tim Basarnas, SAR, BPBD, serta kepolisian, namun pencarian tersebut dihentikan karena korban tidak ditemukan.
Lurah Tataaran II, Vera Panungkelan membenarkan bahwa pemerintah kelurahan telah menerima laporan orang hilang atas nama Robby Ares sejak akhir November 2025. Pada Selasa siang, pihak kelurahan kembali menerima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kawasan Kebun Parigi. Ia kemudian segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan keluarga untuk penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Polsek Tondano bersama Tim Inafis dan Piket Fungsi Reskrim Polres Minahasa sekitar pukul 13.00 WITA mendatangi lokasi kejadian. Dengan medan yang terjal, berbukit, dan sulit dijangkau, petugas melakukan proses evakuasi jenazah dari TKP. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah. Saat ini, jenazah telah disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Tataaran II Lingkungan 10 dan direncanakan untuk dimakamkan pada hari yang sama. (tim MKS)





