Manado, MKS
Anggota DPRD Sulut, Hendry Walukow menyoroti pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulut. Dirinya mendorong perlu adanya gebrakan-gebrakan yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Dalam renstra (rencana strategis) saya melihat masih kurangnya progres tentang kompetensi ASN. Saya melihat jujur saja, kita mengevaluasi setiap dinas hampir semua, saya melihat tenaga PPPK dan honorer lebih serba bisa daripada PNS (pegawai negeri sipil),” ujar Walukow dalam pembahasan RPJMD, Senin (4/8/2025), di ruang rapat paripurna kantor DPRD Sulut.
Menurutnya, hal ini sangat penting dalam lima tahun ke depan. Progres peningkatan kompetensi harus ini harus jelas.
“Dan ditopang juga dengan anggaran yang jelas,” tegas Walukow.
Politisi Partai Demokrat ini berpendapat, kalau ASN yang punya prestasi maka pemerintah harus mendorongnya. Itu dengan memberikan reward seperti beasiswa.
“Dalam arti kalau PNS dan ASN yang berprestasi harus beri reward dengan diberikan beasiswa S2 atau S1,” katanya.
Dirinya melihat program seperti ini belum tergambar dalam renstra. Ia berharap bisa ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas kerja ASN.
“Saya lihat belum ada ini dalam renstra. Kalau tidak ada gebrakan-gebrakan seperti ini maka mungkin agak minim meningkatkan kinerja yang berkualitas,” ungkapnya.





