Wednesday, July 15, 2026
spot_img
HomePolitikCindy Wurangian Sorot Banyak Program Prioritas Dinkes Masih Nol Persen

Cindy Wurangian Sorot Banyak Program Prioritas Dinkes Masih Nol Persen

Manado, MKS

Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Cindy Wurangian mengkritisi realisasi program dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut. Masih banyaknya program prioritas yang belum dilaksanakan jadi perhatian legislator vokal ini.

Hal itu disampaikan Cindy saat rapat dengar pendapat dengan Dinkes Sulut dalam rangka evaluasi pelaksanaan program semester I tahun anggaran 2026, Selasa (14/7/2026), di ruang rapat komisi IV. Dirinya menyorot realisasi sejumlah program prioritas yang masih rendah di Dinkes.

“Saya lihat masih banyak program prioritas yang masih nol persen. Rendah. Seperti pengadaan obat, pelayanan kesehatan di kepulauan, farmasi dan penyakit menular,” kata Cindy.

Legislator daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung ini meminta agar Dinkes memberikan rincian penjelasan penyebab sehingga realisasi program-program tersebut masih rendah. Padahal ini sudah memasuki tengah tahun yang seharusnya realisasi program sudah 50 persen.

“Ini tolong diberikan rinciannya penyebabnya kenapa. Ini sudah tengah tahun harusnya kira-kira 50 persen. Kalau masih di bawah nol persen itu kenapa,” ujar politisi Partai Golongan Karya ini.

Lanjutnya, program penanggulangan penyakit menular yang baru terealisasidi tahun 2026 masih rendah yaitu 1,47 persen. Menurutnya, dengan gambaran penanganan penyakit menular yang masih sangat rendah ini, seharusnya ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah Penyakit Menular belum layak untuk dibuat. Hal itu karena penanganannya belum maksimal di Sulut.

“Seharusnya kalau ada ranperda yang disiapkan kita perlu maksimal dengan itu. Kalau sudah maksimal baru diajukan. Ini agak tidak sinkron,” kata Cindy.

Dirinya juga menyorot serapan anggaran untuk program pelayanan bagi lanjut usia (lansia) yang masih 3,37 persen. Cindy mengingat bahwa sebelumnya ketika membahas anggaran lansia ini masih sangat kurang dan mereka berusaha untuk menambahnya. Namun justru serapan anggarannya saat ini masih sangat rendah.

“Ini lansia sangat rendah penyerapannya jadi anggarannya ada tapi penyerapannya rendah,” kata Cindy.

Ia mengatakan, sekarang ini sudah akan membahas terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Program Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk tahun 2027. Dirinya berharap ada perubahan-perubahan yang baik untuk program nanti.

“Apakah nanti 2027 Dinkes akan melakukan perubahan-perubahan dalam prioritas anggara atau masih sama-sama saja yang itu. Kalau ada program yang menyentuh langsung dengan masyarakat mohon disampaikan,” tuturnya. (arfin tompodung)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments