Mansdo, MKS
Sejumlah persoalan infrastruktur dan pelayanan publik mengemuka dalam agenda Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Irene Golda Pinontoan. Mulai dari pemulihan jalan pascagalian utilitas, penataan pohon berisiko, hingga renovasi kantor kelurahan menjadi aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Gran Puri Hotel, Kota Manado, Senin (3/8/2026) tersebut, menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi serta merumuskan kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas, khususnya di wilayah Kota Manado.
Reses ini dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri atas jajaran Pemerintah Kota Manado, Camat Sario bersama para lurah se-Kecamatan Sario, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Irene Golda Pinontoan menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin DPRD, melainkan ruang komunikasi langsung untuk mendengarkan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Melalui reses ini, saya ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat didengar secara langsung. Aspirasi tersebut akan kami inventarisasi, dikaji, dan diperjuangkan sesuai kewenangan, baik melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD maupun melalui koordinasi dengan pemerintah daerah agar dapat diwujudkan dalam program pembangunan,” ujar Irene.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi strategis. Lurah Sario Tumpaan mengusulkan peningkatan pengawasan terhadap pekerjaan galian utilitas di jalan protokol yang dinilai masih banyak meninggalkan kondisi jalan yang belum dipulihkan setelah pekerjaan selesai.
Selain itu, Kepala Lingkungan I Kelurahan Sario Titiwungen menyampaikan usulan penataan dan perapihan pohon-pohon besar yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kondisi cuaca yang sering disertai angin kencang dinilai meningkatkan risiko pohon tumbang, termasuk gangguan terhadap jaringan listrik.
Sementara itu, Kepala Lingkungan III Kelurahan Sario mengusulkan renovasi Kantor Kelurahan Sario yang saat ini mengalami kebocoran dan mengganggu pelayanan masyarakat, terutama saat hujan deras.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Irene menyatakan komitmennya untuk mengawal setiap usulan agar mendapatkan tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan semua unsur, baik pemerintah maupun masyarakat. Kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Irene juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pembangunan, menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah, serta bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan penting dalam memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat menuju Kota Manado yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera. (arfin tompodung)





