Tondano, MKS
Ragam aspirasi diterima Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Pierre Makisanti saat melaksanakan reses dua di Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa. Saat turun menyerap aspirasi, masyarakat umumnya mengeluhkan masalah infrastruktur.
Kegiatan turut dihadiri Lurah Roong, masyarakat setempat, serta pengurus PDI Perjuangan dari tingkat Cabang, PAC hingga ranting. Saat itu Pierre Makisanti mengatakan, pelaksanaan reses merupakan bagian dari kewajiban Anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan. Menurutnya, kehadiran Anggota DPRD di tengah masyarakat tidak hanya untuk mendengarkan aspirasi, melainkan pula memberikan penjelasan mengenai berbagai perkembangan pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah.
Saat penyampaian aspirasi, masyarakat mengangkat sejumlah persoalan yang sebagian besar berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan maupun akses penghubung. Peserta reses Sonny Supit menyampaikan terkait kondisi jalan di Tataaran Dua yang hingga kini membutuhkan perbaikan. Kondisi jalan yang belum tertangani secara optimal bahkan membuat masyarakat harus melakukan upaya swadaya untuk memenuhi kebutuhan perbaikan.
Aspirasi lainnya disampaikan terkait akses jalan menuju gereja yang belum diaspal maupun dipaving. Masyarakat berharap ruas jalan tersebut dapat mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Masyarakat juga mengusulkan perbaikan jalan perburuan di wilayah Tondano Barat, khususnya akses menuju kawasan perkebunan di Watulambot. Jalan tersebut dinilai penting karena menjadi salah satu akses masyarakat dalam mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan.
Usulan pembangunan jalan paving juga disampaikan untuk akses di wilayah Talete menuju SD GMIM 3 Tondano. Sementara itu, perwakilan masyarakat Marawas mengusulkan perbaikan dan pengaspalan jalan yang menghubungkan Kampung Marawas menuju Tumaluntung.
Aspirasi lain yang turut disampaikan yakni peningkatan jalan penghubung Tataaran–Tondano–Tomohon, pembangunan jembatan penghubung di sekitar SDN 1 dan SDN 6 yang diharapkan dapat membuka akses bagi masyarakat Wengkol dan Ranowangko, serta perbaikan dan pengaspalan ruas jalan di wilayah Ranting Roong.
Dalam kesempatan itu juga, Lurah Roong turut menyampaikan aspirasi terkait kondisi saluran air di kawasan perikanan yang saat ini tidak berfungsi secara optimal. Menurutnya, kondisi saluran air yang tidak berfungsi tersebut berpotensi menyebabkan genangan hingga banjir ketika hujan turun. Maka dari itu diperlukan penanganan dan perbaikan saluran agar dapat kembali berfungsi secara optimal.
Selain menyampaikan aspirasi, Lurah Roong juga memberikan apresiasi kepada Piere Makisanti atas perhatian terhadap kebutuhan penerangan masyarakat. Disebutkan, sebanyak lima titik lampu penerangan telah terpasang di dua lingkungan di wilayah Kelurahan Roong, yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penerangan dan keamanan lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Piere Makisanti menyatakan, seluruh masukjan masyarakat akan dihimpun dan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa serta perangkat daerah terkait. “Kita akan melihat mana yang menjadi kewenangan kabupaten, provinsi, maupun pihak terkait lainnya,” ungkapnya. (arfin tompodung)





